Zaman prasejarah Bali merupakan awal dari sejarah masyarakat Bali, yang ditandai oleh kehidupan masyarakat pada masa itu yang belum mengenal tulisan. Walaupun pada zaman prasejarah ini belum dikenal tulisan untuk menuliskan riwayat kehidupannya, tetapi berbagai bukti tentang kehidupan pada masyarakat pada masa itu dapat pula menuturkan kembali keadaanya Zaman prasejarah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup panjang, maka bukti-bukti yang telah ditemukan hingga sekarang sudah tentu tidak dapat memenuhi segala harapan kita.
Berkat penelitian yang tekun dan terampil dari para ahli asing khususnya bangsa Belanda dan putra-putra Indonesia maka perkembangan masa prasejarah di Bali semakin terang. Perhatian terhadap kekunaan di Bali pertama-tama diberikan oleh seorang naturalis bernama Georg Eberhard Rumpf, pada tahun 1705 yang dimuat dalam bukunya Amboinsche Reteitkamer. Sebagai pionir dalam penelitian kepurbakalaan di Bali adalah W.O.J. Nieuwenkamp yang mengunjungi Bali pada tahun 1906 sebagai seorang pelukis. Dia mengadakan perjalanan menjelajahi Bali. Dan memberikan beberapa catatan antara lain tentang nekara Pejeng, desa Trunyan, Pura Bukit Penulisan. Perhatian terhadap nekara Pejeng ini dilanjutkan oleh K.C Crucq tahun 1932 yang berhasil menemukan tiga bagian cetakan nekara Pejeng di Pura Desa Manuaba desa Tegallalang.
Penelitian prasejarah di Bali dilanjutkan oleh Dr. H.A.R. van Heekeren dengan hasil tulisan yang berjudul Sarcopagus on Bali tahun 1954. Pada tahun 1963 ahli prasejarah putra Indonesia Drs. R.P. Soejono melakukan penggalian ini dilaksanakan secara berkelanjutan yaitu tahun 1973, 1974, 1984, 1985. Berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap benda-benda temuan yang berasal dari tepi pantai Teluk Gilimanuk diduga bahwa lokasi Situs Gilimanuk merupakan sebuah perkampungan nelayan dari zaman perundagian di Bali. Di tempat ini sekarang berdiri sebuah museum.
Berdasarkan bukti-bukti yang telah ditemukan hingga sekarang di Bali, kehidupan masyarakat ataupun penduduk Bali pada zaman prasejarah Bali dapat dibagi menjadi :
1. Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana
2. Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut
3. Masa bercocok tanam
4. Masa perundagian
[sunting] Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana
Sisa-sisa dari kebudayaan paling awal diketahui dengan penelitian-penelitian yang dilakukan sejak tahun 1960 dengan ditemukan di desa Sambiran (Buleleng Timur), dan ditepi timur dan tenggara Danau Batur (Kintamani) alat-alat batu yang digolongkan kapak genggam, kapak berimbas, serut dan sebagainya. Alat-alat batu yang dijumpai di kedua daerah tersebut kini disimpan di museum Gedung Arca di Bedahulu Gianyar.
Kehidupan penduduk pada masa ini adalah sederhana sekali, sepenuhnya tergantung pada alam lingkungannya. Mereka hidup mengembara dari satu tempat ketempat lainnya. Daerah-daerah yang dipilihnya ialah daerah yang mengandung persediaan makanan dan air yang cukup untuk menjamin kelangsungan hidupnya. Hidup berburu dilakukan oleh kelompok kecil dan hasilnya dibagi bersama. Tugas berburu dilakukan oleh kaum laki-laki, karena pekerjaan ini memerlukan tenaga yang cukup besar untuk menghadapi segala bahaya yang mungkin terjadi. Perempuan hanya bertugas untuk menyelesaikan pekerjaan yang ringan misalnya mengumpulkan makanan dari alam sekitarnya. Hingga saat ini belum ditemukan bukti-bukti apakah manusia pada masa itu telah mengenal bahasa sebagai alat bertutur satu sama lainnya.
Walaupun bukti-bukti yang terdapat di Bali kurang lengkap, tetapi bukti-bukti yang ditemukan di daerah Pacitan dapatlah kiranya dijadikan pedoman. Para ahli memperkirakan bahwa alat-alat batu dari Pacitan yang sezaman dan mempunyai banyak persamaan dengan alat-alat batu dari Sembiran, dihasilkan oleh jenis manusia. Pithecanthropus erectus atau keturunannya. Kalau demikian mungkin juga alat-alat baru dari Sambiran dihasilkan oleh manusia jenis Pithecanthropus atau keturunannya.
[sunting] Masa Berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut
Pada masa ini corak hidup yang berasal dari masa sebelumnya masih berpengaruh. Hidup berburu dan mengumpulkan makanan yang terdapat dialam sekitar dilanjutkan terbukti dari bentuk alatnya yang dibuat dari batu, tulang dan kulit kerang. Bukti-bukti mengenai kehidupan manusia pada masa mesolithik berhasil ditemukan pada tahun 1961 di Gua Selonding, Pecatu (Badung). Goa ini terletak di Pegunungan gamping di semenanjung Benoa. Di daerah ini terdapat goa yang lebih besar ialah goa Karang Boma, tetapi goa ini tidak memberikan suatu bukti tentang kehidupan yang pernah berlangsung disana.Dalam penggalian goa Selonding ditemukan alat-alat terdiri dari alat serpih dan serut dari batu dan sejumlah alat-alat dari tulang. Diantara alat-alat tulang terdapat beberapa lencipan muduk yaitu sebuah alat sepanjang 5 cm yang kedua ujungnya diruncingkan.
Alat-alat semacam ini ditemukan pula di goa-goa Sulawesi Selatan pada tingkat perkembangan kebudayaan Toala dan terkenal pula di Australia Timur. Di luar Bali ditemukan lukisan dinding-dinding goa , yang menggambarkan kehidupan sosial ekonomi dan kepercayaan masyarakat pada waktu itu. Lukisan-lukisan di dinding goa atau di dinding-dinding karang itu antara lain yang berupa cap-cap tangan, babi rusa, burung, manusia, perahu, lambang matahari, lukisan mata dan sebagainya. Beberapa lukisan lainnya ternyata lebih berkembang pada tradisi yang lebih kemudian dan artinya menjadi lebih terang juga diantaranya adalah lukisan kadal seperti yang terdapat di pulau Seram dan Irian Jaya, mungkin mengandung arti kekuatan magis yang dianggap sebagai penjelmaan roh nenek moyang atau kepala suku.
[sunting] Masa bercocok tanam
Masa bercocok tanam lahir melalui proses yang panjang dan tak mungkin dipisahkan dari usaha manusia prasejarah dalam memenuhi kebutuhan hidupnya pada masa-masa sebelumnya. Masa neolithik amat penting dalam sejarah perkembangan masyarakat dan peradaban, karena pada masa ini beberapa penemuan baru berupa penguasaan sumber-sumber alam bertambah cepat. Penghidupan mengumpulkan makanan (food gathering) berubah menjadi menghasilkan makanan (food producing). Perubahan ini sesungguhnya sangat besar artinya mengingat akibatnya yang sangat mendalam serta meluas kedalam perekonomian dan kebudayaan.
Sisa-sisa kehidupan dari masa bercocok tanam di Bali antara lain berupa kapak batu persegi dalam berbagai ukuran, belincung dan panarah batang pohon. Dari teori Kern dan teori Von Heine Geldern diketahui bahwa nenek moyang bangsa Austronesia, yang mulai datang di kepulauan kita kira-kira 2000 tahun S.M ialah pada zaman neolithik. Kebudayaan ini mempunyai dua cabang ialah cabang kapak persegi yang penyebarannya dari dataran Asia melalui jalan barat dan peninggalannya terutama terdapat di bagian barat Indonesia dan kapak lonjong yang penyebarannya melalui jalan timur dan peninggalan-peninggalannya merata dibagian timur negara kita. Pendukung kebudayaan neolithik (kapak persegi) adalah bangsa Austronesia dan gelombang perpindahan pertama tadi disusul dengan perpindahan pada gelombang kedua yang terjadi pada masa perunggu kira-kira 500 S.M. Perpindahan bangsa Austronesia ke Asia Tenggara khususnya dengan memakai jenis perahu cadik yang terkenal pada masa ini. Pada masa ini diduga telah tumbuh perdagangan dengan jalan tukar menukar barang (barter) yang diperlukan. Dalam hal ini sebagai alat berhubungan diperlukan adanya bahasa. Para ahli berpendapat bahwa bahasa Indonesia pada masa ini adalah Melayu Polinesia atau dikenal dengan sebagai bahasa Austronesia.
Bisnis Mudah Daftar 100% Gratis Kerja Gambang Hasil Luar Biasa.
Isi:
Hai ada bisnis menarik dan luar biasa dasyat nih!!
Di sini kita bisa Mendapatkan Rp. 277.777.778.500,- Lebih
Dengan Modal 100% GRATIS!! 100% MUDAH, 100% BEBAS RESIKO!
Kerjanya? Sangat mudah!
Untuk info Lengkapnya Kunjungi :
http://gajigratis.com/?ref=pastiada
Minggu, 29 November 2009
Selasa, 24 November 2009
BAB I
PENDAHULUAN
1.2 Latar Belakang
Dewasa ini kebutuhan akan penggunaan sepeda motor untuk memperlancar aktivitas sehari-hari semakin meningkat hampir seluruh lapisan masyarakat mendambakan sepeda motor, sekan-akan sepeda motor telah menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan sekarang ,hal ini juga berdampak terhadap penjualan helm.Seperti yang kita ketahui orang yang tidak mempunyai sepeda motor bisa juga memiliki helm,itu artinya kebutuhan helm masih lebih banyak dari pada sepeda motor.Keadaan seperti itu telah banyak masyarakat terdorong untuk mendidrikan suatu usaha di bidang jasa khususnya jasa pencucian sepeda motor atau kendaraan bermotor, sekarang ini telah banyak terdapat usaha jasa pencucian sepeda motor tapi kenapa masih jarang bahkan belum terdapat usaha jasa pencucian helm.Dengan keadaan seperti itu saya terdorong untuk mendirikan suatu usaha pencucian helm yang notabena untuk di Singaraja belum pernah saya jumpai.Selain itu secara luas untuk di Indonesia pengangguran dari tahun ke tahun semakin meningkat informasi terbaru dari ILO mengatakan pengangguran di indonesia diperkirakan bertambah dari 170.000 orang sampai 650.000 orang.Berikut ini kilasan beritanya.
Dengan gambaran seperti diatas setidaknya usaha yang akan saya dirikan dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada bila dibandingkan tidak ada usaha untuk mengurangi pengangguran itu sendiri. .
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 DESKRIPSI
Usaha ini terbilang baru khususnya di Singaraja bahkan juga di daerah lain usaha ini mengambil gambaran dari usaha laundry yang sudah tidak asing lagi dimasyarakat.Bila kita bandingkan usaha yang bergerak di bidang laundry tersebut bisa menyelesaikan ordernya dalam sehari dengan hasil yang cukup memuaskan,untuk itu saya akan coba hal tersebut diterapkan melalui rencana bisnis yang saya buat ini.Beberapa produk yang akan menjadi usulan nanti yaitu
a. Jasa pencucian helm yang menjadi prioritas utama dalam usaha ini.
b. Disamping melayani pencucian helm juga akan menjual pulsa sebagai usaha sampingan .
c. Produk yang juga saya tawarkan nanti yaitu penjualan minuman kemasan caranya yaitu melakukan kerjasama dengan agen penjualan minuman kemasan seperti sosro,coca-cola dan lain-lain.
2.2 PERKIRAAN ATAS LINGKUNGAN BISNIS
a. Lingkungan Ekonomi.
Lambat laun di Singaraja ini khususnya untuk perekonomian masyarakatnya semakin meningkat.Seperti yang kita ketahui masyarakat di Singaraja sebagian besar masyarakatnya bekerja ada yang menjadi sopir angkutan,ojek,pegawai negeri,serta pegawai swasta.dengan demikian rasanya untuk menyisihkan uang sebagai biaya pencucian helm masih terjakau, sedianya harga yang akan saya tawarkan yaitu Rp.5.000,00 per helm.
b. Lingkungan Industri
Sekarang ini permintaan akan sepeda motor meningkat,hal ini dapat kita ketahui dari keramaian yang ada di jalan raya khususnya penggunaan sepeda motor.Dari pengamatan yang saya lakukan ke beberapa keluarga yang terbilang mampu rata-rata mereka memiliki sepeda motor lebih dari satu unit dan maksimal mereka memiliki sepeda motor berjumlah tiga unit sepeda motor, ini dilakukan atas tuntutan dari buah hatinya dan faktor lain misalnya karena usaha yang dimilikinya.
c. Lingkungan Global
Secara global sebagian besar untuk di negara-negara yang masih berkembang untuk penggunaan sepeda motor masih tinggi kerena pendapatan masyarakatnya atau pendapatan perkapitanya masih rendah dan masih sebagian besar hanya terjakau untuk membeli sepeda motor.Namun untuk tahun 2008 pendapatan masyarakat indonesia sedikit mengalami peningkatan bila dibandingakan tahun 2007.Kemungkinan keadaan seperti itu akan mendorong masyarakat untuk membeli sepeda motor dan juga mestinya dibarengi dengan meningkatnya pembelian helm yang semakin hari makin menarik baik dalam bentuk tampilan,warna dan lain-lain. Berikut kilasan berita mengenai pendapatan masyarakat indonesia dan penjualan helm.
Pendapatan per Kapita Penduduk RI 2008 Capai Rp 21,7 Juta (US$)
17-02-2009
Besaran Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2008 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 4.954 triliun. Sedangkan atas dasar harga konstan (tahun 2000) mencapai Rp 2.082,1 triliun. PDB/PNB (Produk Nasional Bruto) per kapita merupakan PDB/PNB (atas dasar harga berlaku) dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan tahun. Demikian data Badan Pusat Statistik, Senin (16/2/2009).
Pada tahun 2008 angka PDB per kapita diperkirakan mencapai Rp 21,7 juta (US$ 2.271,2) dengan laju peningkatan sebesar 23,6 persen dibandingkan dengan PDB per kapita tahun 2007 sebesar R p17,5 juta (US$ 1.942,1).
Sementara itu PNB per kapita juga meningkat dari Rp 16,8 juta pada tahun 2007 menjadi Rp 20,9 juta pada tahun 2008 atau terjadi peningkatan sebesar 24,3 persen.
Besaran PDB ini ini merupakan gambaran tahun 2008 meningkat sebesar 6,1 persen dibanding tahun 2007. Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2008 sebesar 6,1 persen didukung oleh sumber utama pertumbuhan komponen ekspor 4,6 persen, diikuti konsumsi rumahtangga 3,1 persen, pembentukan modal tetap bruto 2,6 persen, dan konsumsi pemerintah 0,8 persen
Dari sisi penggunaan, PDB digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga sebesar 61,0 persen, konsumsi pemerintah 8,4 persen, pembentukan modal tetap bruto atau investasi fisik 27,7 persen, ekspor 29,8 persen dan impor 28,6 persen.
Semua komponen PDB penggunaan mengalami pertumbuhan pada tahun 2008, dengan pertumbuhan tertinggi pada pembentukan modal tetap bruto sebesar 11,7 persen, diikuti oleh pengeluaran konsumsi pemerintah 10,4 persen, impor 10,0 persen, ekspor 9,5 persen, serta pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,3 persen.(ir/qom)
Sumber : Wahyu Daniel – detikFinance 16 Februari 2009
Penjualan Helm Mulai Naik
Posted on September 28, 2007 by jjfm
Peluncuran program Safety Riding yang berbarengan dengan momen Lebaran ternyata menguntungkan penjual helm. Buktinya, hingga hari ke-15 di bulan Ramadhan, omzet penjualan mereka naik 200 persen. Keadaan ini juga diperkuat dengan banyaknya perusahaan yang mengadakan mudik bersama menggunakan sepeda motor.
Menurut pengamatan reporter JJFM di kawasan Diponegoro, Jumat (28/9), helm yang banyak diburu masyarakat tidak hanya helm standard untuk dewasa, tapi juga helm untuk anak-anak. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 20.000-25.000 untuk helm anak dan Rp 40.000-50.000 untuk helm dewasa. Dalam satu hari, penjualan yang diperoleh yaitu Rp 300.000-500.000.
Para pedagang optimis bahwa peningkatan penjualan akan terjadi hingga setelah Lebaran. Diperkirakan H-3 akan menjadi puncak dengan tingkat permintaan 300 persen. Apalagi saat ini bermunculan banyak tipe helm dengan harga bersaing dan kualitas terjamin. (noe)
2.3 RENCANA MANAJEMEN
Dalam rencana ini sebagai tahap awal akan saya kelola secara mandiri dengan melibatkan keluarga terlebih dahulu,dengan seorang ketua dan dua anggota sekaligus sebagai tenaga kerja lansung.Ini saya lakukan sekaligus untuk melatih anggota keluarga agar mampu berwirausaha.Sehingga dengan demikian untuk bila propeknya menigkat pananaman modal baru akan kami tambah.Adapun rencana manajemen yang akan saya lakukan yaitu :
a) Ketua atau Kepala Perusahaan
Ketua sekaligus sebagi pemilik perusahan yang bertugas memantau kinerja para bawahan dalam hal ini yaitu karyawan,serta bertanggung jawab terhadap perusahaan dan karyawan.Karena di dalam usaha ini didirikan dengan sistem kerjasama maka siapa saja kemungkinan bisa menjadi ketua toh juga pengawasan bisa kita lakukan secara bersama-sama.
b) Keuangan
Dalam hal keuangan kita akan melakukan kerjasama sesuai dengan kesepakatan yaitu dengan perbandingan 50% : 50% begitu juga dengan pembagian keuntungan nantinya,Karena di dalam usaha ini sedianya akan saya kelola secara mandiri yaitu sejumlah tiga orang dan sekaligus menjalankan usaha maka secara tidak langsung pengawasan bisa kita lakukan secara bersama-sama.Untuk keuntungan usaha pembagian usahanya dilakukan setelah ada pengurangan untuk kas perusahan sebesar 5% per bulan dan biaya-biaya lainya seperti air,listrik dan lain-lain sisanya baru kemudian di bagi sama rata.
c) Pemasaran
Pemasaran akan saya lakukan yaitu dengan melakukan penyebaran informasi melalui brosur dan internet.
2.4 PROSES PRODUKSI
Lokasi usaha yang akan saya rencanakan yaitu di jalan Jendral Ahmad Yani Singaraja.dengan tempat usaha milik sendiri.Saya memilih tempat ini karena selain ramai lalulintasnya juga tempatnya strategis yaitu terletak diantara dua pasar besar di Singaraja yaitu Pasar Anyar Singaraja dan Pasar Banyuasri Singaraja.
Dalam pelaksaannya nanti pertama helm diterima dari pelanggan lalu diisi kode pengaman yang tidak permanen karena tidak semua helm sama, ada yang bisa kering hanya satu hari bahkan ada pula yang kering sampai memerlukan waktu yang lebih lama.sehingga sebelum melakukan pencucian perlu dilakukn pengecekan sehingga tidak menimbulkan komplin atau protes dari pelanggan.Setelah itu Helm di basahi di cuci dengan sabun khusus untuk mencuci helm atau bisa juga menggunakan sampo dan sabun cair setelah itu di bilas hingga bersih bila perlu di lakukan pencucian dua kali atau lebih kemudian di beri pewangi dengan cara direndam selama lebih kurang lima menit setelah itu di tiriskan kemudian di keringkan dengan bantuan alat pengering (Hair Dryer).Pencucian selesai bila perlu dikeringkan dengan sinar matahari secara tidak langsung karena dengan sinar langsung dari mata hari akan dapat merusak bagian dalam helm,kemudian dilanjutkan dengan pembersihan bagian yang lain.Untuk lebih jelasnya dapat di lihat pada lampiran
2.5 MENGELOLA KARYAWAN
Pengelolaan karyawan harus tertib dan ketat meskipun dilakukan secara bersama-sama.Usaha ini bekerja tiap hari dari pukul 08.00 wita sampai sore pukul 17.00 wita yaitu selama 10 jam.Untuk kedisiplinan pengelolaan agar tidak menimbulkan konflik sebelum menjalankan usaha perlu dilakukan perjanjian secara tetulis dengan saksi yang berwajib,apabila perjanjian disetujui,untuk karyawan yang tidak bekerja selama satu kali di kenakan pengurangan gaji sebesar Rp.1.000,00,dan denda ini akan dijadikan kas perusahaan.
Untuk karyawan yang bekerja lebih dari atau sama dengan 7 jam dimasukan kedalam daftar hadir jika karyawan bekerja kurang dari 7 jam dianggap tidak hadir.
2.6 RENCANA PEMASARAN
a. Target Pasar
Target pasar dari rencana usaha ini yaitu semua lapisan masyarakat pada khususnya bagi yang punya helm,dari helm anak-anak sampai dewasa.
b. Kharakteristik Produk
Hasil yang dihasilkan dijamin memuaskan dengan pembersih khusus helm dan pewangi yang di jamin aman dengan memperhatikan kode ijin edar dari dinas terkait misalnya dari Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) atau yang lainya.
2.7 RENCANA KEUANGAN
Dalam penyusunan rencana bisnis ini dalam bagian keuangan harus diperhatikan dan diprhitungkan secara matang.Kami selaku pemilik dan saya yang akan terlibat langsung .Kami sepakat untuk mendirikan usaha ini sama-sama mengeluarkan modal sebesar Rp.3.000.000,00.Sehingga rinciannya adalah sebagai berikut.
Modal :
A menyetor Rp 1.000.000,00
B menyetor Rp 1.000.000,00
C menyetor Rp 1.000.000,00
Total modal Rp 3.0000.000,00
Pengeluaran :
Hair Dryer 5@ Rp.500.000,00 = Rp. 2.500.000,00
Deterjen /tahun = Rp. 112.000,00
Pewangi /tahun = Rp. 160.000,00
Lain-lain (sikat dll) = Rp. 228.000,00
Total pengeluaran Rp.3.000.000,00
Saldo Rp.0
Aktivitas usaha diperkirakan dalam sebulan dapat diperoleh pendapatan sebagai berikut.
Misalkan rata-rata pencucian helm dalam sehari 10 buah berarti :
Pendapatan dalam 1 minggu atau 7 hari
7 hari X 10 helm X Rp.5.000,00 = Rp.350.000,00. jadi
Pendapatan dalam satu bulan adalah
Rp.350.000 X 4 minggu = Rp. 1.400.000,00
Catatan
Pembukuan dicatat tiap periode yaitu 1 bulan
Pendapatan per bulan = Rp.1.400.000,00
Pengeluaran rata-rata per bulan :
a. Pemotongan kas 5% x Rp.1.400.000,00 = Rp. 70.000,00
b. Biaya listrik = Rp.150.000,00
c. Biaya air = Rp.134.000,00
d. Biaya lain-lain = Rp 50.000,00
Total pengeluaran Rp.404.000,00
Saldo Rp.996.000,00
Pendapatan bersih per bulan yaitu Rp 996.000,00 jadi setiap karyawan mendapat bagian pendapatan (Rp.996.000,00 : 3 ) sebesar Rp 332.000,00 per orang
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa dalam setahun :
a. Tiap pemilik yang sekaligus sebagai operasional perusahaan rata-rata mendapat pendapatan bersih dari perusahaan yaitu sebesar
12 x Rp. 332.000 = Rp.3.984.000,00
b. Kas perusahaan akan bertambah sebesar(12 x70.000) = Rp.840.000
c. Karena pendapatan bersih tiap-tiap orang/pemilik per tahun Rp.3.984.000,00 maka dalam setahun tersebut modal sudah dapat dikatakan kembali sebesar Rp.1000.000,00 dan sisanya Rp.2.984.000,00 tersebut merupakan hasil dari penanaman modal masing-masing orang itu sendiri sebesar Rp.1.000.000,00 dalam setahun.
d. Jumlah kas yang dimiliki oleh perusahaan yaitu :
Kas per tahun bertambah Rp. 840.000,00
Sebagai catatan juga bahwa jumlah kas per tahun di atas kemungkinan besar akan bertambah,pertambahan ini disebabkan oleh pemotongan gaji karyawan/pengelola khususnya bagi yang tidak hadir bekerja,yang sudah dijelaskan secara rinci diatas pada bagian Bab 2 sub bagian 2.5 mengenai pengelolaan karyawan.
Dengan gambaran rencana bisnis diatas sekiranya dapat menjadi sebuah inspirasi untuk mulai berwira usaha dan menanamkan modal sehingga penganguran dapat tertanggulangi meski masih dalam skala kecil.
LAMPIRAN
Tips Mencuci Helm
- Visor / kaca helm dicuci hanya dgn menggunakan air dan sabun cair ( sabun cuci tangan atau cuci piring juga boleh ). Gosoklah menggunakan telapak tangan ( tidak perlu pakai lap atau sikat ). Jangan menggunakan cairan kimia (alkohol, dll). Kemudian keringkan dengan kain lap yang lembut & kering. Hindari pengunaan tisu untuk mengelapnya.
- Busa bagian dalam yang dapat dilepas juga dapat dicuci menggunakan sabun cair atau shampo (mild soap/shampoo). Hindari menggunakan deterjen, karena dapat merusak lapisan perekat / lem. Juga bisa menimbulkan bau kurang sedap bila tidak dibilas dengan bersih. Jangan direndam terlalu lama! 5-10 menit sudah cukup. Untuk helm yang busanya tidak bisa dilepas, sebaiknya langsung direndam ke dalam seember air. jangan lupa untuk melepas kaca / visornya terlebih dulu.
- Hindari sinar matahari langsung ketika mengeringkan. Trik lainnya bisa memakai hembusan hawa panas dari belakang AC di rumah. Atau kalau mau lebih cepat kering bisa dibantu dengan menggunakan hair-dryer
- Lapisan EPS / styrofoam bagian dalam cukup dibersihkan dengan lap dan sedikit air.
Hindari menggunakan bahan kimia (alkohol, dll).
- Membersihkan batok / shell helm juga sama seperti membersihkan visor.
Gunakan cotton bud atau sikat gigi kecil untuk membersihkan ventilasi helm.
- Batok / shell helm juga boleh dipoles menggunakan wax atau cairan poles lainnya (Kit, Meguiars, dll)
- Bersihkan bagian ratchet / engsel / mekanisme kaca helm menggunakan minyak silikon (silicone oil/spray). Silicone oil juga berguna sebagai pelumas mekanisme yang bergerak.
PENDAHULUAN
1.2 Latar Belakang
Dewasa ini kebutuhan akan penggunaan sepeda motor untuk memperlancar aktivitas sehari-hari semakin meningkat hampir seluruh lapisan masyarakat mendambakan sepeda motor, sekan-akan sepeda motor telah menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan sekarang ,hal ini juga berdampak terhadap penjualan helm.Seperti yang kita ketahui orang yang tidak mempunyai sepeda motor bisa juga memiliki helm,itu artinya kebutuhan helm masih lebih banyak dari pada sepeda motor.Keadaan seperti itu telah banyak masyarakat terdorong untuk mendidrikan suatu usaha di bidang jasa khususnya jasa pencucian sepeda motor atau kendaraan bermotor, sekarang ini telah banyak terdapat usaha jasa pencucian sepeda motor tapi kenapa masih jarang bahkan belum terdapat usaha jasa pencucian helm.Dengan keadaan seperti itu saya terdorong untuk mendirikan suatu usaha pencucian helm yang notabena untuk di Singaraja belum pernah saya jumpai.Selain itu secara luas untuk di Indonesia pengangguran dari tahun ke tahun semakin meningkat informasi terbaru dari ILO mengatakan pengangguran di indonesia diperkirakan bertambah dari 170.000 orang sampai 650.000 orang.Berikut ini kilasan beritanya.
Dengan gambaran seperti diatas setidaknya usaha yang akan saya dirikan dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada bila dibandingkan tidak ada usaha untuk mengurangi pengangguran itu sendiri. .
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 DESKRIPSI
Usaha ini terbilang baru khususnya di Singaraja bahkan juga di daerah lain usaha ini mengambil gambaran dari usaha laundry yang sudah tidak asing lagi dimasyarakat.Bila kita bandingkan usaha yang bergerak di bidang laundry tersebut bisa menyelesaikan ordernya dalam sehari dengan hasil yang cukup memuaskan,untuk itu saya akan coba hal tersebut diterapkan melalui rencana bisnis yang saya buat ini.Beberapa produk yang akan menjadi usulan nanti yaitu
a. Jasa pencucian helm yang menjadi prioritas utama dalam usaha ini.
b. Disamping melayani pencucian helm juga akan menjual pulsa sebagai usaha sampingan .
c. Produk yang juga saya tawarkan nanti yaitu penjualan minuman kemasan caranya yaitu melakukan kerjasama dengan agen penjualan minuman kemasan seperti sosro,coca-cola dan lain-lain.
2.2 PERKIRAAN ATAS LINGKUNGAN BISNIS
a. Lingkungan Ekonomi.
Lambat laun di Singaraja ini khususnya untuk perekonomian masyarakatnya semakin meningkat.Seperti yang kita ketahui masyarakat di Singaraja sebagian besar masyarakatnya bekerja ada yang menjadi sopir angkutan,ojek,pegawai negeri,serta pegawai swasta.dengan demikian rasanya untuk menyisihkan uang sebagai biaya pencucian helm masih terjakau, sedianya harga yang akan saya tawarkan yaitu Rp.5.000,00 per helm.
b. Lingkungan Industri
Sekarang ini permintaan akan sepeda motor meningkat,hal ini dapat kita ketahui dari keramaian yang ada di jalan raya khususnya penggunaan sepeda motor.Dari pengamatan yang saya lakukan ke beberapa keluarga yang terbilang mampu rata-rata mereka memiliki sepeda motor lebih dari satu unit dan maksimal mereka memiliki sepeda motor berjumlah tiga unit sepeda motor, ini dilakukan atas tuntutan dari buah hatinya dan faktor lain misalnya karena usaha yang dimilikinya.
c. Lingkungan Global
Secara global sebagian besar untuk di negara-negara yang masih berkembang untuk penggunaan sepeda motor masih tinggi kerena pendapatan masyarakatnya atau pendapatan perkapitanya masih rendah dan masih sebagian besar hanya terjakau untuk membeli sepeda motor.Namun untuk tahun 2008 pendapatan masyarakat indonesia sedikit mengalami peningkatan bila dibandingakan tahun 2007.Kemungkinan keadaan seperti itu akan mendorong masyarakat untuk membeli sepeda motor dan juga mestinya dibarengi dengan meningkatnya pembelian helm yang semakin hari makin menarik baik dalam bentuk tampilan,warna dan lain-lain. Berikut kilasan berita mengenai pendapatan masyarakat indonesia dan penjualan helm.
Pendapatan per Kapita Penduduk RI 2008 Capai Rp 21,7 Juta (US$)
17-02-2009
Besaran Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2008 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 4.954 triliun. Sedangkan atas dasar harga konstan (tahun 2000) mencapai Rp 2.082,1 triliun. PDB/PNB (Produk Nasional Bruto) per kapita merupakan PDB/PNB (atas dasar harga berlaku) dibagi dengan jumlah penduduk pertengahan tahun. Demikian data Badan Pusat Statistik, Senin (16/2/2009).
Pada tahun 2008 angka PDB per kapita diperkirakan mencapai Rp 21,7 juta (US$ 2.271,2) dengan laju peningkatan sebesar 23,6 persen dibandingkan dengan PDB per kapita tahun 2007 sebesar R p17,5 juta (US$ 1.942,1).
Sementara itu PNB per kapita juga meningkat dari Rp 16,8 juta pada tahun 2007 menjadi Rp 20,9 juta pada tahun 2008 atau terjadi peningkatan sebesar 24,3 persen.
Besaran PDB ini ini merupakan gambaran tahun 2008 meningkat sebesar 6,1 persen dibanding tahun 2007. Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2008 sebesar 6,1 persen didukung oleh sumber utama pertumbuhan komponen ekspor 4,6 persen, diikuti konsumsi rumahtangga 3,1 persen, pembentukan modal tetap bruto 2,6 persen, dan konsumsi pemerintah 0,8 persen
Dari sisi penggunaan, PDB digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga sebesar 61,0 persen, konsumsi pemerintah 8,4 persen, pembentukan modal tetap bruto atau investasi fisik 27,7 persen, ekspor 29,8 persen dan impor 28,6 persen.
Semua komponen PDB penggunaan mengalami pertumbuhan pada tahun 2008, dengan pertumbuhan tertinggi pada pembentukan modal tetap bruto sebesar 11,7 persen, diikuti oleh pengeluaran konsumsi pemerintah 10,4 persen, impor 10,0 persen, ekspor 9,5 persen, serta pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,3 persen.(ir/qom)
Sumber : Wahyu Daniel – detikFinance 16 Februari 2009
Penjualan Helm Mulai Naik
Posted on September 28, 2007 by jjfm
Peluncuran program Safety Riding yang berbarengan dengan momen Lebaran ternyata menguntungkan penjual helm. Buktinya, hingga hari ke-15 di bulan Ramadhan, omzet penjualan mereka naik 200 persen. Keadaan ini juga diperkuat dengan banyaknya perusahaan yang mengadakan mudik bersama menggunakan sepeda motor.
Menurut pengamatan reporter JJFM di kawasan Diponegoro, Jumat (28/9), helm yang banyak diburu masyarakat tidak hanya helm standard untuk dewasa, tapi juga helm untuk anak-anak. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 20.000-25.000 untuk helm anak dan Rp 40.000-50.000 untuk helm dewasa. Dalam satu hari, penjualan yang diperoleh yaitu Rp 300.000-500.000.
Para pedagang optimis bahwa peningkatan penjualan akan terjadi hingga setelah Lebaran. Diperkirakan H-3 akan menjadi puncak dengan tingkat permintaan 300 persen. Apalagi saat ini bermunculan banyak tipe helm dengan harga bersaing dan kualitas terjamin. (noe)
2.3 RENCANA MANAJEMEN
Dalam rencana ini sebagai tahap awal akan saya kelola secara mandiri dengan melibatkan keluarga terlebih dahulu,dengan seorang ketua dan dua anggota sekaligus sebagai tenaga kerja lansung.Ini saya lakukan sekaligus untuk melatih anggota keluarga agar mampu berwirausaha.Sehingga dengan demikian untuk bila propeknya menigkat pananaman modal baru akan kami tambah.Adapun rencana manajemen yang akan saya lakukan yaitu :
a) Ketua atau Kepala Perusahaan
Ketua sekaligus sebagi pemilik perusahan yang bertugas memantau kinerja para bawahan dalam hal ini yaitu karyawan,serta bertanggung jawab terhadap perusahaan dan karyawan.Karena di dalam usaha ini didirikan dengan sistem kerjasama maka siapa saja kemungkinan bisa menjadi ketua toh juga pengawasan bisa kita lakukan secara bersama-sama.
b) Keuangan
Dalam hal keuangan kita akan melakukan kerjasama sesuai dengan kesepakatan yaitu dengan perbandingan 50% : 50% begitu juga dengan pembagian keuntungan nantinya,Karena di dalam usaha ini sedianya akan saya kelola secara mandiri yaitu sejumlah tiga orang dan sekaligus menjalankan usaha maka secara tidak langsung pengawasan bisa kita lakukan secara bersama-sama.Untuk keuntungan usaha pembagian usahanya dilakukan setelah ada pengurangan untuk kas perusahan sebesar 5% per bulan dan biaya-biaya lainya seperti air,listrik dan lain-lain sisanya baru kemudian di bagi sama rata.
c) Pemasaran
Pemasaran akan saya lakukan yaitu dengan melakukan penyebaran informasi melalui brosur dan internet.
2.4 PROSES PRODUKSI
Lokasi usaha yang akan saya rencanakan yaitu di jalan Jendral Ahmad Yani Singaraja.dengan tempat usaha milik sendiri.Saya memilih tempat ini karena selain ramai lalulintasnya juga tempatnya strategis yaitu terletak diantara dua pasar besar di Singaraja yaitu Pasar Anyar Singaraja dan Pasar Banyuasri Singaraja.
Dalam pelaksaannya nanti pertama helm diterima dari pelanggan lalu diisi kode pengaman yang tidak permanen karena tidak semua helm sama, ada yang bisa kering hanya satu hari bahkan ada pula yang kering sampai memerlukan waktu yang lebih lama.sehingga sebelum melakukan pencucian perlu dilakukn pengecekan sehingga tidak menimbulkan komplin atau protes dari pelanggan.Setelah itu Helm di basahi di cuci dengan sabun khusus untuk mencuci helm atau bisa juga menggunakan sampo dan sabun cair setelah itu di bilas hingga bersih bila perlu di lakukan pencucian dua kali atau lebih kemudian di beri pewangi dengan cara direndam selama lebih kurang lima menit setelah itu di tiriskan kemudian di keringkan dengan bantuan alat pengering (Hair Dryer).Pencucian selesai bila perlu dikeringkan dengan sinar matahari secara tidak langsung karena dengan sinar langsung dari mata hari akan dapat merusak bagian dalam helm,kemudian dilanjutkan dengan pembersihan bagian yang lain.Untuk lebih jelasnya dapat di lihat pada lampiran
2.5 MENGELOLA KARYAWAN
Pengelolaan karyawan harus tertib dan ketat meskipun dilakukan secara bersama-sama.Usaha ini bekerja tiap hari dari pukul 08.00 wita sampai sore pukul 17.00 wita yaitu selama 10 jam.Untuk kedisiplinan pengelolaan agar tidak menimbulkan konflik sebelum menjalankan usaha perlu dilakukan perjanjian secara tetulis dengan saksi yang berwajib,apabila perjanjian disetujui,untuk karyawan yang tidak bekerja selama satu kali di kenakan pengurangan gaji sebesar Rp.1.000,00,dan denda ini akan dijadikan kas perusahaan.
Untuk karyawan yang bekerja lebih dari atau sama dengan 7 jam dimasukan kedalam daftar hadir jika karyawan bekerja kurang dari 7 jam dianggap tidak hadir.
2.6 RENCANA PEMASARAN
a. Target Pasar
Target pasar dari rencana usaha ini yaitu semua lapisan masyarakat pada khususnya bagi yang punya helm,dari helm anak-anak sampai dewasa.
b. Kharakteristik Produk
Hasil yang dihasilkan dijamin memuaskan dengan pembersih khusus helm dan pewangi yang di jamin aman dengan memperhatikan kode ijin edar dari dinas terkait misalnya dari Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) atau yang lainya.
2.7 RENCANA KEUANGAN
Dalam penyusunan rencana bisnis ini dalam bagian keuangan harus diperhatikan dan diprhitungkan secara matang.Kami selaku pemilik dan saya yang akan terlibat langsung .Kami sepakat untuk mendirikan usaha ini sama-sama mengeluarkan modal sebesar Rp.3.000.000,00.Sehingga rinciannya adalah sebagai berikut.
Modal :
A menyetor Rp 1.000.000,00
B menyetor Rp 1.000.000,00
C menyetor Rp 1.000.000,00
Total modal Rp 3.0000.000,00
Pengeluaran :
Hair Dryer 5@ Rp.500.000,00 = Rp. 2.500.000,00
Deterjen /tahun = Rp. 112.000,00
Pewangi /tahun = Rp. 160.000,00
Lain-lain (sikat dll) = Rp. 228.000,00
Total pengeluaran Rp.3.000.000,00
Saldo Rp.0
Aktivitas usaha diperkirakan dalam sebulan dapat diperoleh pendapatan sebagai berikut.
Misalkan rata-rata pencucian helm dalam sehari 10 buah berarti :
Pendapatan dalam 1 minggu atau 7 hari
7 hari X 10 helm X Rp.5.000,00 = Rp.350.000,00. jadi
Pendapatan dalam satu bulan adalah
Rp.350.000 X 4 minggu = Rp. 1.400.000,00
Catatan
Pembukuan dicatat tiap periode yaitu 1 bulan
Pendapatan per bulan = Rp.1.400.000,00
Pengeluaran rata-rata per bulan :
a. Pemotongan kas 5% x Rp.1.400.000,00 = Rp. 70.000,00
b. Biaya listrik = Rp.150.000,00
c. Biaya air = Rp.134.000,00
d. Biaya lain-lain = Rp 50.000,00
Total pengeluaran Rp.404.000,00
Saldo Rp.996.000,00
Pendapatan bersih per bulan yaitu Rp 996.000,00 jadi setiap karyawan mendapat bagian pendapatan (Rp.996.000,00 : 3 ) sebesar Rp 332.000,00 per orang
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa dalam setahun :
a. Tiap pemilik yang sekaligus sebagai operasional perusahaan rata-rata mendapat pendapatan bersih dari perusahaan yaitu sebesar
12 x Rp. 332.000 = Rp.3.984.000,00
b. Kas perusahaan akan bertambah sebesar(12 x70.000) = Rp.840.000
c. Karena pendapatan bersih tiap-tiap orang/pemilik per tahun Rp.3.984.000,00 maka dalam setahun tersebut modal sudah dapat dikatakan kembali sebesar Rp.1000.000,00 dan sisanya Rp.2.984.000,00 tersebut merupakan hasil dari penanaman modal masing-masing orang itu sendiri sebesar Rp.1.000.000,00 dalam setahun.
d. Jumlah kas yang dimiliki oleh perusahaan yaitu :
Kas per tahun bertambah Rp. 840.000,00
Sebagai catatan juga bahwa jumlah kas per tahun di atas kemungkinan besar akan bertambah,pertambahan ini disebabkan oleh pemotongan gaji karyawan/pengelola khususnya bagi yang tidak hadir bekerja,yang sudah dijelaskan secara rinci diatas pada bagian Bab 2 sub bagian 2.5 mengenai pengelolaan karyawan.
Dengan gambaran rencana bisnis diatas sekiranya dapat menjadi sebuah inspirasi untuk mulai berwira usaha dan menanamkan modal sehingga penganguran dapat tertanggulangi meski masih dalam skala kecil.
LAMPIRAN
Tips Mencuci Helm
- Visor / kaca helm dicuci hanya dgn menggunakan air dan sabun cair ( sabun cuci tangan atau cuci piring juga boleh ). Gosoklah menggunakan telapak tangan ( tidak perlu pakai lap atau sikat ). Jangan menggunakan cairan kimia (alkohol, dll). Kemudian keringkan dengan kain lap yang lembut & kering. Hindari pengunaan tisu untuk mengelapnya.
- Busa bagian dalam yang dapat dilepas juga dapat dicuci menggunakan sabun cair atau shampo (mild soap/shampoo). Hindari menggunakan deterjen, karena dapat merusak lapisan perekat / lem. Juga bisa menimbulkan bau kurang sedap bila tidak dibilas dengan bersih. Jangan direndam terlalu lama! 5-10 menit sudah cukup. Untuk helm yang busanya tidak bisa dilepas, sebaiknya langsung direndam ke dalam seember air. jangan lupa untuk melepas kaca / visornya terlebih dulu.
- Hindari sinar matahari langsung ketika mengeringkan. Trik lainnya bisa memakai hembusan hawa panas dari belakang AC di rumah. Atau kalau mau lebih cepat kering bisa dibantu dengan menggunakan hair-dryer
- Lapisan EPS / styrofoam bagian dalam cukup dibersihkan dengan lap dan sedikit air.
Hindari menggunakan bahan kimia (alkohol, dll).
- Membersihkan batok / shell helm juga sama seperti membersihkan visor.
Gunakan cotton bud atau sikat gigi kecil untuk membersihkan ventilasi helm.
- Batok / shell helm juga boleh dipoles menggunakan wax atau cairan poles lainnya (Kit, Meguiars, dll)
- Bersihkan bagian ratchet / engsel / mekanisme kaca helm menggunakan minyak silikon (silicone oil/spray). Silicone oil juga berguna sebagai pelumas mekanisme yang bergerak.
Langganan:
Komentar (Atom)