Bisnis Mudah Daftar 100% Gratis Kerja Gambang Hasil Luar Biasa. Isi: Hai ada bisnis menarik dan luar biasa dasyat nih!! Di sini kita bisa Mendapatkan Rp. 277.777.778.500,- Lebih Dengan Modal 100% GRATIS!! 100% MUDAH, 100% BEBAS RESIKO! Kerjanya? Sangat mudah! Untuk info Lengkapnya Kunjungi : http://gajigratis.com/?ref=pastiada

Jumat, 04 Juni 2010

PENGGUNAAN RASIO DALAM ANALISA FINANSIIL
Arti Pentingnya Analisa Laporan Finansiil
Sebagaimana di uraikan dimuka bahwa kita dengan menghubungkan elemen-elemen dari berbagai aktiva satu dengan lainya,elemen-elemen dari berbagai pasiva satu dengan lainnya serta menghubungkan elemen – elemen dari aktiva dan pasiva dalam neraca pada suatu saat tertentu akan dapat diperoleh banyak gambaran mengenai posisi atau keadaan finansiil suatu perusahaan.
Laporan finansiil (finansicial statement),memberikan ikhtisar mengenai keadaan finansiil suatu perusahaan,dimana neraca (balance sheet) mencerminkan nilai aktiva, utang dan modal sendiripada suatu saat tertentu,dan laporan rugidan laba (income statement) mencerminkan hasil-hasil yang dicapai selama suatu periode tertentu biasanya meliputi periode satu tahun.
Mengadakan interpretasi atau analisa terhadap laporan finansiil suatu perusahaan akan sangat bermanfaat bagi penganalisa untuk dapat mengetahui keadaan dan perkembangan finansiil dari perusahaan bersangkutan.pimpinan perusahaan atau manajemen sangat berkepentingan terhadap laporan finansiil dari perusahaan yang di pimpinnya.Dengan mengadakan analisa laporan finannsiil dari perusahannya,manajer akan dapat mengetahuikeadaan dan perkembangan dari perusahannya,dan akan dapat diketahui hasil-hasil finansiil yang telah dicapai diwaktu-waktu yang lalu dan waktu yang sedang berjalan.Dengan mengadakan analisa data finansiil dari tahun-tahun lalu dapat diketahui kelemahan-kelemahan dari perusahaannya serta hasil-hasil yang telah dianggap cukup baik.Hasil alasis historis tersebut sangat penting artinya bagi penarikan penyusunan rencana atau policy yang akan di lakukan diwaktu yang akan datang.Dengan mengetahui kelemahan-kelemahan yang dimilikinya di usahakan agar dalam penyusunan rencana untuk tahun-tahun yang akan datang,kelemahan-kelemahan tersebut dapat diperbaiki.Hasil-hasil yang dianggap sudah cukup baik diwaktu – waktu lampau yang lampau harus dipertahankjan untuk waktu-waktu mendatang.Dalam hubungan dengan analisan lapran finansiil tersebut manajemen adalah orang dalam “orang yang dapat menggunakan data finansiil apapun yang ada di dalam perusahaan dan hasil analisanya sepenuhnya untuk kepentingan perusahaan yang bersangkutan.Oleh karena itu analisa yang dilakukan oleh manajemen tersebut disebut analisa intern.
Selain dari memajemen,para krediturpun berkepentingan terhadap laporan finansiil dari perusahaan yang telah atau akan menjadi debitur atau nasabahnya.Para kreditur berkepentingan untuk keamanan mereka sendiri.Kreditur sebelum mengambil keputusan untuk memberi atau menolak permintaan kredit dari suatu perusahaan ,perlulah mengadakan analisa lebih dahulu terhadap laporan finansiil dari perusahaan yang mengajukan kredit,untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan tersebut untuk membayar kembali utangnya dan beban-beban bunganya.Para kreditur jangka panjang berkempentingan untuk dapat mengetahui apakah kredit yang akan diberikan itu cukup mendapat jaminan dari aktiva,terutama aktiva tetap dari perusahaan yang bersangkutan.Dengan kata lain apakah sebagian besar atau seluruh aktiva tetapnya telah diiktakan atau dijadikan jaminan terhadap kredit jangka panjang yang telah diterima sebelumnya oleh perusahaan tersebut dari kreditur lain.
Para kreditur jangka pendek berkepentingan terhadap kemampuan nasabahnya untuk dapat memenuhi kewajiban finansiil yang segera harus dipenuhi.Mereka lebih tertarik pada kemampuan perusahaan tersebut untuk membayar utang lancarnya dengan dana yang berasal aktiva lancarnya.
Para invesstorpun berkepentingan terhadap laporan finansiil suatu perusahaan dalam rangka penetuan kebijaksanaan penanaman modalnya.Bagi investor yang penting adalah rate of return dari dana yang akan diinvestasikan dalam surat-surat berharga yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan. Para kreditur maupun investor merupakan orang luar dari perusahaan ,sehingga mereka dalam menadakan analisa finansiil adalah terbatas datanya,yaitu hanya atas dasar laporan-laporan finansiil yang dipublikasikan oleh perusahaan tersebut.Data finansiil yang dapat dianalisa oleh kreditur atau investor adalah terbatas tidak seperti halnya dengan manajemen.Berhubung dengan itu analisa yang dilakukan oleh kreditur/ investor sering disebut analisa extern.
Dengan demikian maka jelaslah bahwa mengadakan interpretasi atau analisa laporan finansiil suatu perusahaan adalah sangat penting artinya bagi pihak – pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan yang bersangkutan meskipun kepentingan mereka masing-masing adalah berbeda.
Analisa Rasio Finansiil
Dalam mengadakan interpreasi dan analisa laporan finansiil suatu perusahaan seorang penganalisa finansiil memerlukan adanya ukuran atau yardstick tertentu.Ukuran yang sering digunakan dalam analisa finansiil adalah rasio.Pengertian rasio itu sebenernya hanyalah alat yang di nyatakan dalam aritmatical terms yang dapat digunakan untuk menjelaskan hubungkan antara dua macam data finansiil.Macamnya rasio finansiil banyak sekali,karena rasio dapat dibuat menurut kebutuhan penganalisa.
Penganalisa finansiil dalam mengadakan analisa rasio finansiil pada dasarnya dapat melakukannya dengan dua macam cara perbandingan,yaitu :
1. Membandingkan rasio sekarang (present ratio) dengan rasio-rasio dari waktu-waktu yang lalu (ratio historis) atau dengan rasio – rasio yang diperkirakan untuk waktu – waktu yang kan datang dari perusahaan yang sama.Misalnya current ratio tahun 1976 dibandingkan dengan current ratio dari tahun-tahun sebelumnya.Dengan cara perbandingan tersebut akan dapat diketahui perubahan dari ratio tersebut dari tahu ketahun.Dengan menganalisa satu macam rasio saja tidak banyak artinya,karena kita dapat mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan adanya perubahan tersebut.
2. Membongkar rasio-rasio dari suatu perusahaan (company ratio) dengan rasio-rasio semacam dari perusahan lain yang sejenis atau industry (ratio industry/ratio rata-rata/ratio standard)untuk waktu yang sama.Dengan membandingkan rasio perusahan dengan rasio industri akan dapat diketahui apakah perusahaan yang bersangkutan itu dalam aspek finansiil tertentu berada diatas rata-rata industri (above average)berada pada rata-rata (average)atau terletak dibawah rata-rata (below average)
Apabila suatu perusahan mengetahui bahwa dia berada dibawah rata-rata industri,haruslah dianalisa faktor –faktor apa yang menyebabkannya,untuk kemudian diambil kebijaksanaan finansiil untuk meningkatkan rasionya sehingga menjadi average atau above average di dalam industri .
Penganalisa finansiil sedapat mungkin menghindari penggunaan the rule of the thumb pedoman kasar dalam mengadakan analisa finansiil suatu perusahaan.Penganalisa finansiil harus menganalisa laporan finansiil suatu perusahaan dalam hubingannya dengan perusahaan-perusahaan lain yang bekerja dalam bidang usaha yang sama dengan perusahaan yang dianalisa.Dengan demikian adalah tidak tepat apabial seorang penganalisa mengatakan bahwa untuk semua perusahaan ,current ratio kurang dari 200% adalah kurang baik,yang hanya berdasarkan pada pedoman sangat kasar atau the rule of the thumb.Banyak perusahan –perusahan yang sehat mempunyai current ratio kurang dari 200%.Hanya dengan membandingkan financial rasio dari perusahaan – perusahaan lain yang sejenis atau rasio uindustri atau dengan mengadakan analisa rasio historis dari perusahaan yang bersangkutan selama beberapa periode,penganalisa dapat membuat penilaian atau pendapat yang lebih realistis.
Macam-Macam Rasio Finasiil
Sebagaimana disebutkan di muka macamnya rasio finansiil banyak sekali karena rasio dapat dibuat menurut kebutuhan penganalisa.
Demikian pula pengelompokan rasio juga macam-macam.apabila dilihat dari sumbernya dari mana rasio itu dibuat,maka rasio-rasio dapat digolongkan dalam 3 golongan,yaitu :
1. Rasio-rasio neraca(Balance sheet ratios),ialah rasio-rasio yang disusun dari data yang berasal dari neraca,misalnya current rasio,acid test ratio,current assets to total assets ratio,current liabilities to total assets ratio dan lain sebagainya.
2. Rasio-rasio laporan rugi dan laba (income statement ratios) rasio-rasioyang disusun dari data yang berasal dari income statement,misalnya gross frofit margin,net operating margin,operating rasio dan lain sebagainya.
3. Rasio-rasio antar laporan (inter-sattement rations),ialah rasio-rasio yang disusun dari data yang berasal dari neraca dan data lainnya berasal dari income statement,misalnya assets turnover,inventory turnover,receivables turnover dan lain sebagainya.
Ada pula penulis yang menggunakan istilah financial rations untuk rasio-rasio neraca operating ratio untuk rasio-rasio antar laporan.
Ada pula yang mengelompokkan rasio-rasio dalam rasio-rasio likuiditas,rasio-rasio leverage,rasio-rasio aktivitas dan rasio-rasio prifitabilitas.
Rasio likuiditas adalah rasio-rasio yang dimaksudkan untuk mengukur likuiditas perusahaan (current ratio,acid test ratio)
Ratio laverage adalah rasio-rasio yang dimaksudkan untuk mengukur sampai berapa jauh aktiva perusahaan dibiayai dengan utang (debt to total assets ratio,net worth to debt ratio dan lain sebagainya).
Rasio-rasio aktivitas yaitu rasio-rasio yang dimaksudkanuntuk mengukur sampai seberapa besar efektivitas perusahaan dalam mengerjakan sumber-sumber dananya (inventory turnover,average collection period dan lain sebagainya).
Rasio-rasio frofitabilitas yaitu rasio-rasio yang menunjukan hasil akhir dari sejumlah kebijaksanaan dan keputusan-keputusan (frofit margin on sales,return on total assets,return on net worth dan lain sebagainya).

tunggu kelanjutannnya yah......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar